Dan hidup itu indah... Dengan Matahari dan Bintang yang selalu menyinari siang dan malam...
Showing posts with label tips kecil. Show all posts
Showing posts with label tips kecil. Show all posts
27 April 2012
Punya bayi, begadang?? nggak deyh!!
Baru punya bayi? begadang malam hari? nggak perlu lagi deyh kalo tahu triknya. Dulu waktu anak pertama baru lahir, 3 bulan pertama saya dan suami sering kali begadang malam hari, akibatnya pagi hari kami ngantuk dan kelelahan, padahal harus beraktivitas 'kan. Repot banget deh pokoknya waktu itu.
Nah setelah punya anak kedua, saya terapkan berbagai trik yang kira kira memudahkan kami menjaga si kecil. Dan ternyata, alhamdulillah berhasil! Masa masa bayi si adek bisa terlewati dengan nyaman, tanpa begadang sedikitpun.
beberapa trik yang kami terapkan nih, antara lain:
1. menggunakan lampu redup (lampu tidur) saat tidur. Apapun yang terjadi jangan nyalakan lampu terang sepanjang malam. Misalnya harus menyusui ASI, mengganti popok atau diapers, ataupun si kecil rewel, jangan nyalakan lampu terang, tetaplah bertahan dengan lampu redup.
2. jangan hiraukan saat si kecil bangun, dan mengajak bercanda. tetaplah pura-pura tidur, jangan lupa pastikan posisi si kecil aman, nggak akan terjatuh atau tertutup benda apapun. ingat, jangan hiraukan dan jangan tanggapi candaan atau ocehan si kecil ya!
3. biasakan si kecil mulai masuk kamar jam 7 malam. Kalau setiap hari dilakukan, dia akan terbiasa. Adek dulu selalu tidur jam 7 malam sampai umur 2 tahun, bahkan misalnyapun dalam perjalanan, dia akan tetap tertidur karena sudah jadi kebiasaan. Enak 'kan, kita jadi punya banyak waktu untuk mengurus hal lain. Lama lama terpengaruh kakaknya, jadi makin malam deh... hehe...
4. usahakan selalu menggunakan diapers, dan cek beberapa jam sekali apakah sudah penuh atau belum. karena kalau penuh, tidurnya pasti nggak nyaman, dan jadi rewel. Usahakan juga mengganti diapers di saat yang bersamaan dengan pemberian ASI, jadi nggak perlu bolak balik bangun.
5. Selalu beri ASI tiap 2 atau 3 jam sekali, meskipun dia tetap tidur, bangunkan saja, kasihan 'kan kalau kelaparan. tapi kalau si kecil tetap nggak mau, ya apa boleh buat deh. pengaturannya bisa dengan weker ya.
Begitulah tips kecil dari saya, semoga membantu yaa..
*terinspirasi dari beberapa kali menengok bayi, dan orang tuanya bercerita harus begadang, jadi saya bagikan kisah pengalaman sendiri nih ^o^
17 January 2011
keliling kota-kota

Liburan awal tahun kemaren, kita sekeluarga berlibur keliling kota-kota di jawa tengah dengan mengendarai mobil pribadi. Lumayan lama, selama 9 hari kita keliling ke Tegal, Semarang, Solo, Jogja. Sebenarnya tahun lalu udah pengen overland trip seperti ini, tapi masi blum yakin mampu karena adek baru umur setahun lebih dikit. Karena Januari ini adek udah umur 21 bulan, dan udah nggak terlalu rempong di dalam mobil, jadi kita putuskan untuk berlibur keliling kota. Kebetulan juga kakak libur sekolah semester 1 dan suamiku masih punya sisa cuti. Jadi, hayuuuukk lah jalan jalan :D
Bawaan tentu lebih banyak dari sekedar jalan ke Bandung yang cuma 1 or 2 malem nginepnya, or bawaan saat mudik yang meski lama tapi bisa nyuci setrika karena di rumah ortu/mertua. Kali ini kita bawa 2 koper besar, 1 tas bayi ukuran besar, 1 tas bayi ukuran sedang, 1 tas lagi untuk toiletries dan printilannya termasuk obat-obatan, tas isi mainan dan buku, tas isi bekal kue, juga berbagai barang yang sudah selalu stand by di dalam mobil. Karena diperkirakan hanya bisa nyuci di Tegal sekali dan di Semarang sekali, maka isi tas sudah aku bagi-bagi, jadi nggak perlu menurunkan semua tas saat turun dan menginap di suatu kota. Tas yang wajib turun adalah tas bayi ukuran besar (isinya baju dan perlengkapan adek) dan tas toiletries. Tas koper besar saling bergantian turun. 2 koper besar berisi baju dan perlengkapan aku, suamiku dan kakak. Koper pertama dipakai di Tegal dan Semarang. Jadi cukup nggak cukup dilarang mengutak atik koper kedua... hehe… lalu koper kedua dipakai di Solo dan Jogja. Lebih mudah kan? Daripada setiap turun mengeluarkan seluruh isi koper.
Sebelum jalan jalan, tentu saja kita udah brosing sana sini, bawa peta dan tentu saja buku kuliner setia mendampingi. Jadwal sudah disusun sebelum mulai perjalanan. Di Tegal nginep 3 malem, lalu ke Semarang (rumah adekku) nginep 2 malem, lalu ke Solo nginep 1 malem, terakhir ke Jogja nginep 2 malem. Di Tegal seperti biasa ketemu keluarga. Di Semarang juga nggak kemana mana, hanya santai santai saja kumpul di rumah adek. Jadi sebenernya kita focus bener bener jalan jalan di Solo dan Jogja. Di Solo focus kuliner, di Jogja focus jalan-jalan keliling. Di Jogja kita ke Candi Prambanan, Malioboro, Kraton, Kidsfun, museum pesawat.
Oiyah, ini ada tips kecil untuk melakukan perjalanan jauh kalo bawa krucils. FYI aja krucils aku 2 orang, kakak umur 6 tahun, adek umur 21 bulan. Jadi masi rempong… hehe…
Selama punya anak aku udah pernah bepergian jauh naik kereta, pesawat dan mobil pribadi (yang ini paling sering setelah punya 2 krucils). Yang=g jelas barang bawaan banyak banget, tp kalo naek kereta or pesawat mesti bisa ngurangin, semampu kita bawa aja. Utamain barang barang anak mesti komplit. Kalo naik mobil, Tas ada 6 macem, 1 tas barang anak, 1 tas barang aku dan suami, 1 tas barang keperluan anak selama di jalan (komplit ya), 1 tas barang toiletris (pampers, perlengkapan mandi, perlengkapan anak, obat2an), 1 tas bekal makan minum, 1 tas mainan dan buku anak. Jgn lupa tisu kering dan tisu basah, karna pasti berantakan pas ngemil.. Rempong ya.. Hehe.. Tp kalo naik kreta or pesawat mau nggak mau dikurangin, yangg penting tas perlengkapan anak selama di jalan ada di dkt kita. Kalo naik mobil yang utama mainan, buku, makanan, minuman buat anak ada di tempat yang mudah terjangkau, jadi nggak bosen selama di jalan. Trus sepanjang jalan kita juga mesti cerewet, nyanyilah, ceritalah, or nunjukin benda benda yg ada di luar.. Sementara suamiku fokus nyetir dan fokus barang bawaan kalo naek kreta. Kalo naek mobil bawa juga lagu anak anak, biar ada hiburan. Makanya di mobil kita udah kayak rumah, ada barang barang yang stand by, tisu, mitu, kue2, tas perlengkapan, mainan, buku, payung, sandal sendal, jadi cuma tinggal bawa minuman kalo perginya dalam kota. Susahnya kalo nebeng mobil orang, mesti rapi rapi lagi..hehe..
Oiyah pertama yg harus dilakukan bikin daftar semua barang yang harus dibawa, trus sambil packing sambil dicentangin. Dulu awalnya aku begitu, tapi berhubung udah sering pergi pergi, jadi udah apal banget… hehe…
2 Krucilsku itu kalo perjalanan siang hari dan lama suka rewel dan ribut nggak jelas, jadi aku lebih sering jalan malam hari, jadi sepanjang perjalanan mereka tidur. Ini biasanya kalo untuk perjalanan yang makan waktu 6 jam ke atas. Tapi kalo di bawah 6 jam, masi aman aja jalan siang hari, nggak heboh heboh amat.
Segitu aja tipsnya, semoga berguna yaa… :D
10 December 2010
MENGOLAH SAYURAN

1.Sayur harus dicuci di bawah air mengalir untuk menghilangkan kotoran dan kuman yang menempel. Pencucian dilakukan sebelum sayuran dikupas atau disiangi agar vitaminnya tak hilang.
2.daun singkong dan daun papaya harus direbus dulu sebelum diolah karena seratnya banyak hingga butuh waktu lama untuk mematangkannya. Perebusan juga bisa mengurangi rasa pahitnya.
3.merebus sayuran untuk lalap sebaiknya tidak terlalu lama, agar masih renyah dan tidak banyak kehilangan vitamin,
4.sayuran seperti wortel, jangan dukupas terlalu tebal agar tidak hilang vitaminnya.
5.supaya sayuran yang direbus /dikukus tetap menarik warnanya, rendam sayur di dalam air es begitu diangkat, sehingga proses pemansan langsung berhenti dan sayur tidak menjadi layu.
6.ketika memasak bermacam-macam sayur dalam satu masakan (sayur asam, sup, lodeh), jangan masukkan semua sayur sekaligue. Sayuran yang teksturnya paling keras dimasukkan lebih dulu, lalu yang agak keras, sampai yang paling lembut.
7.sayuran yang lembut dan cepat matang, sebaiknya dipotong dalam ukuran besar.
8.mengukus atau merebus berbagai sayur untuk lalap, gado-gado atau urap, harus dilakukan terpisah dan dalam air yang berbeda, hingga aroma masing masing sayur tidak saling tercampur.
(sumber: Mudah Memasak Kuliner Nusantara
08 November 2010
Tips Mengolah Telur

1. telur rebus yang telah dikupas, sebelum digoreng untuk diolah lagi, kerat kerat dahulu supaya tidak meletus dan pecah waktu digoreng.
2. menggoreng telur harus dilakukan di dalam minyak panas supaya kulitnya langsung kecokelatan, tetapi berkulit tipis.
3. tambahkan 1-2 sendok teh cairan ke dalam 2 butir telur yang akan didadar supaya telur dadar lembut teksturnya.
4. membuat telur ceplok bisa menggunakan banyak minyak, bisa juga sedikit minyak. telur ceplok yang digoreng dalam minyak banyak akan menghasilkan telur ceplok yang kering, keriting dan berlubang di tengahnya. sedangkan yang digoreng dengan sedikit minyak, menghasilkan telur ceplok yang mulus, lebar dan pipih.
5. telur rebus yang akan diolah kembali dalam sup atau masakan lain harus mulus. telur rebus yang terlanjur sobek bagian putihnya saat dikupas, bisa mengotori kuah masakan.
6. mencampur santan/cairan lain ke dalam kocokan telur, harus dilakukan saat kuning telur dan putih telur sudah teraduk rata. masukkan sedikit demi sedikit sambil diaduk atau dikocok supaya bisa tercampur rata. kalau tidak tercampur rata, masakan akan berair.
(sumber : Mudah Memasak Kuliner Nusantara)
05 August 2010
parutan bawang putih

Sebenarnya aku ini bisa masak, tapi aku nggak terlalu suka masak. Nggak betah berlama lama di dapur. Di samping juga karena keribetan dengan urusan kakak dan adek. Jadi dalam memasak apapun, aku selalu mencoba mencari cara yang cepat, tapi nggak terlalu mengubah rasa.
Salah satunya adalah urusan bawang putih. Bumbu yang hampir selalu ada di setiap masakan. Bawang putih ini biasanya diiris tipis, atau dihaluskan dengan bumbu lain, atau dikeprek dicincang kasar. Suatu hari aku melihat acara masak dari LN di TV, kulihat bawang putihnya hanya diparut dengan parutan keju. Wah praktis nih! pikirku. Esoknya segera kupraktekan. Ternyata nggak terlalu mengubah rasa masakan. Memang sih nggak bisa diterapkan untuk semua masakan ya. Ada masakan yang memang lebih enak kalo bumbunya dihaluskan, seperti gulai, opor, ungkepan ayam. Nah, parutan bawang putih ini biasanya kupakai saat memasak semur, tumis tumisan, sop, lodeh, atau bumbu tepung saat membuat tempe goreng tepung, ayam/udang/ikan goreng tepung, juga bumbu bakwan Ternyata lumayan sedikit mengurangi waktuku di dapur. Jadi sampai sekarang aku lebih sering menggunakan parutan bawang putih ini daripada diiris tipis atau diulek. Yang tertarik, silakan mencoba!
05 April 2010
Makanan Beku
Sibuk mengurusi macam-macam hingga tak sempat masak? Ada sedikit tips. Saat ada waktu memasak, usahakan masak lebih banyak. Misalnya ayam ungkep untuk digoreng, gulai ayam atau daging, semur, atau apa saja. Manfaatkan freezer yang ada. Masukkan sebagian masakan yang telah dibuat ke dalam freezer, suatu saat di kala nggak sempet masak, makanan2 ini bisa dikeluarkan dan diamkan sejenak di suhu ruang, lalu hangatkan. Atau kalo memang nggak sempat menghangatkan, tinggal masukkan ke dalam microwave, tekan tombol, siap disantap!
Satu tips lagi tentang makanan beku, daripada beli sayuran beku yang sudah jadi, lebih baik kita bikin sendiri. Rebus buncis, wortel, jagung manis, kembang kol, atau sayur kesukaan apa saja. Rebusnya jangan sampai terlalu masak, usahakan setengah matang saja. setelah itu, tiriskan, tunggu hingga suhu normal, masukkan ke dalam freezer. Suatu saat di kala buru-buru hendak memasak, atau di kala kehabisan sayuran, sayuran beku ini bisa dimanfaatkan.
Kalo punya balita, freezer juga bisa dimanfaatkan, selain untuk menyimpan ASI, atau menyimpan bubur bayi buatan sendiri, bisa juga digunakan untuk menyimpan nuget buatan sendiri, atau kentang rebus, atau kaldu atau apapun yang sekiranya diperlukan si kecil.
Jadi, jangan sampe freezer kosong yaa,selagi ada waktu masak makanan yang bisa dibekukan dan manfaatkan freezer dengan baik karena akan sangat membantu kita dalam menyiapkan makanan :D
Satu tips lagi tentang makanan beku, daripada beli sayuran beku yang sudah jadi, lebih baik kita bikin sendiri. Rebus buncis, wortel, jagung manis, kembang kol, atau sayur kesukaan apa saja. Rebusnya jangan sampai terlalu masak, usahakan setengah matang saja. setelah itu, tiriskan, tunggu hingga suhu normal, masukkan ke dalam freezer. Suatu saat di kala buru-buru hendak memasak, atau di kala kehabisan sayuran, sayuran beku ini bisa dimanfaatkan.
Kalo punya balita, freezer juga bisa dimanfaatkan, selain untuk menyimpan ASI, atau menyimpan bubur bayi buatan sendiri, bisa juga digunakan untuk menyimpan nuget buatan sendiri, atau kentang rebus, atau kaldu atau apapun yang sekiranya diperlukan si kecil.
Jadi, jangan sampe freezer kosong yaa,selagi ada waktu masak makanan yang bisa dibekukan dan manfaatkan freezer dengan baik karena akan sangat membantu kita dalam menyiapkan makanan :D
Mangkok Kecil Warna Warni
Kalo punya balita rumah pasti berantakan dan kotor. Berantakan sih udah pasti, sulit meminimalisirnya, paling cuma bisa sering-sering beresin aja. Tapi kalo kotor karena remah remah makanan atau kue, hal itu bisa dikurangi. Caranya dengan menggunakan mangkok kecil. Dari kecil, sejak mulai makan macam-macam, Ditya kubiasakan pake mangkok kecil untuk wadah makanannya. Dari mulai roti, biskuit, buah, es krim, cereal, dan sebagainya, kubiasakan untuk menggunakan mangkok kecil sebagai wadahnya. Jadi kotoran makanan nggak ke mana-mana yang berarti sedikit mengurangi pekerjaan bersih-bersih. Mangkoknya kecil aja, usahakan yang warna warni atau dengan karakter kesukaan anak, jadi si kecil nggak males pakenya. usahakan juga letakkan mangkok kecil di tempat yang terjangkau oleh tangan si kecil, jadi setiap saat dia akan makan sesuatu, kita juga nggak perlu kerepotan mengambilkannya, dia bisa ambil sendiri, beres deh. Tinggal mendampingi kalau sempat, kalau misal ada kesibukan lain, tinggal mengawasi saja. Alhamdulillah, adek Bintang pun sudah mulai kubiasakan dengan hal itu, meski agak susah karena masih suka membuang-buang isi makanan yang di dalam mangkok :D Semoga nggak lama lagi Dek Bintang bisa memanfaatkannya dengan baik.
Subscribe to:
Posts (Atom)